Fokuslah Kepada Kekuatan Jika Ingin Semakin Ahli

//Fokuslah Kepada Kekuatan Jika Ingin Semakin Ahli

Fokuslah Kepada Kekuatan Jika Ingin Semakin Ahli

 

Kubik Leadership / Innovate For Impact

Saya terjun secara total dalam pengembangan SDM sudah selama 14 tahun. Secara intensif saya melakukan kajian dan pengamatan berbagai tingkah polah manusia. Dan dengan tegas saya berani mengatakan bahwa “orang yang tidak tumbuh atau bertumbuh tetapi sangat lambat adalah mereka yang fokus kepada kelemahan mereka”.

Bahkan ada pendekatan yang tampak ilmiah tetapi justeru melemahkan orang yang mempraktekkannya, competency gap analysis. Orang belajar karena merasa ada “gap” antara keahlian yang diperlukan dengan keahlian yang sudah melekat dalam dirinya. Hasil analisis inilah yang kemudian dijadikan rujukan utama untuk pengembangan dirinya.

Apakah tidak boleh melakukan competency gap analysis? Tentu boleh, tetapi bukan dijadikan rujukan utama untuk pengembangan diri sebab itu bisa melemahkan, mendemotivasi dan menanamkan persepsi bahwa diri kita sangat lemah dan banyak kekurangan. Dampak turunan dari “perasaan” lemah dan kurang adalah kehilangan kreativitas, inovasi dan kurang percaya diri.

Saya lebih menyukai pendekatan strenghts based orientation, fokus kepada kekuatan yang melekat pada diri kita. Inilah inti, bersyukur. Allah swt sudah memberikan kekuatan yang khas untuk kita dan kita mengoptimalkan kekuatan itu untuk menghasilkan banyak karya. Dan tentu sebagian besar Anda paham, semakin bersyukur seseorang semakin banyak kebaikan yang datang mendekat.

Semakin fokus pada kekuatan, kita akan semakin bersemangat mengasah kekuatan. Namun demikian, perlu dipahami, saat kita mengasah kekuatan, terkadang kita lelah dan akhirnya berhenti. Apabila situasi seperti ini menghampiri Anda, Ingatlah, proses merebus air. Saat kita merebus air, air tersebut tidak langsung mendidih. Ada proses yang perlu dilalui. Jangan berhenti, terus temukan “titik didih” Anda. Begitu sampai pada titik didih, air berubah menjadi uap.

  Nekat Melesatkan Kualitas Hidup

Begitu pula saat Anda terus melatih kekuatan Anda. Kekuatan itu akan menjadi keahlian yang semakin melekat dan menguat kepada Anda. Terkadang tidak terasa Anda melakukannya, Anda seolah merasa biasa sementara orang lain melihatnya luar biasa. Anda sudah melampui titik didih Anda. Diri Anda sudah menjadi diri yang baru, seperti halnya air telah berubah menjadi uap.

Anda enjoy dan asyik terus mengasah karena itu memang kelebihan Anda, pikiran dan hati Anda tidak terbebani dengan perasaan lemah. Bahkan sebaliknya, Anda merasa kuat dan optimis serta percaya diri mampu mewujudkan banyak kebaikan dari kekuatan yang Anda miliki. Proses pengembangan diri Anda pun semakin efektif dan efisien, tidak menghabiskan banyak energi, waktu dan dana.

Nah, saatnya duduklah sejenak, jawab pertanyaan berikut:

Pertama, Apa kekuatan Anda?

Kedua, Apa rencana Anda untuk mengasah kekuatan itu?

Ketiga, Apabila kekuatan itu diasah secara konsiten, Anda dikenal ahli apa?

 

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership

 

Informasi training, coaching dan consulting: hubungi 021-29-400-100 atau 082-111-999-022

Subscribe Inspirasi Leadership Jamil Azzaini di Youtube Channel Kubik Leadership

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends

Leave A Comment