Kubik Leadership / Lead for Impact

 

As a leader, the energy you project can determine the success of your team.

(Jennifer Brown)

 

Ketika situasi yang dipenuhi tantangan hadir menyapa tim atau organisasi yang kita pimpin, adalah sebuah hal wajar ketika hal tersebut kemudian membuat anggota tim mempertanyakan banyak hal. Baik langsung ia sampaikan, maupun dalam keheningan kata yang tak terucap. Meski boleh jadi, kepala dan benaknya terus bertanya-tanya hingga pada akhirnya mereka bisa menemukan jawaban yang dibutuhkannya.

“Apa yang bisa terjadi jika kesulitan ini terus berlanjut?”

“Apa dampak yang bisa terjadi pada tim dan perusahaan saya?”

“Apa dampaknya pada pekerjaan dan kehidupan saya?”

“Apakah para pemimpin saya mampu untuk membawa kami keluar dari situasi ini?”

“Apakah tim/organisasi saya punya peluang untuk bisa menuntaskan tantangan ini?”

“Apakah saya cukup baik untuk bisa melakukan sesuatu di situasi ini?”

“Apakah saya mampu bertahan melalui situasi ini?”

Kurang lebih itulah sejumlah pertanyaan yang bersliweran di dalam diri anggota tim kita di saat situasi sulit. Dan pertanyaan-pertanyaan tadi bisa menimbulkan kegelisahan, turunnya moral, hingga terganggunya produktivitas. Maka sesungguhnya penting bagi anggota tim kita untuk bisa segera mendapatkan jawaban yang sekaligus menjadi sumber keyakinan, sumber harapan, dan sumber energi bagi tim untuk sama-sama melakukan hal yang diperlukan dalam rangka melalui situasi sulit yang hadir.

Lantas pertanyaannya, dari mana jawaban itu mereka dapatkan?

 

Leader is the one who set the tone

Dari sekian banyak contoh real yang kami temui di lapangan, salah satu hal yang menjadi kesimpulan kami adalah bahwa sosok pemimpin adalah sosok yang menetapkan standard atau pola akan segala hal yang kemudian ditampilkan di dalam timnya. Termasuk dalam hal menyikapi situasi sulit bahkan krisis yang terjadi. Darimana standard atau pola itu muncul? Jawabannya, tak lain dan tak bukan adalah dari getaran energi yang ditampilkan melalui respon seorang pemimpin di masa sulit.

  Anggota Tim Penentu Kemenangan

Pada sejumlah pemimpin, respon yang ditampilkan di situasi sulit adalah respon berupa menunjukkan kepanikan, kekhawatiran, marah-marah, dan bahkan putus asa. Bahkan tak jarang, disertai pula respon berupa menyalahkan hal-hal di luar dirinya sehingga terjadilah situasi sulit yang kini terjadi.

Di sisi lain, terdapat pula pemimpin yang ketika situasi sulit terjadi, ia justru memunculkan respon yang sebaliknya. Tetap berupaya untuk tenang, memilih lebih fokus pada peluang pertumbuhan, mencoba memunculkan kekuatan dan potensi tim, serta menunjukkan keyakinan bahwa situasi ini bisa dilalui dengan baik. Dan pemimpin dengan sikap-sikap ini adalah pemimpin yang dapat dikatakan sedang menularkan getaran energi yang positif, meski di tengah situasi sulit.

Getaran energi positif inilah yang ternyata mampu memberikan jawaban sekaligus keyakinan, harapan, dan optimisme bagi anggota tim untuk melalui situasi yang terjadi. Karena salah satu prinsip ketika kita membahas energi adalah, bahwa energi bersifat menular. Maka pertanyaannya, apakah kita tengah menularkan keyakinan dan harapan, atau justru tengah menularkan pesan bahwa tim kita tidaklah cukup baik untuk bisa mengatasi keadaan? Dan pertanyaannya selanjutnya adalah, apakah kita memiliki kesadaran penuh (fully aware) akan apa energi yang tengah kita tularkan? Atau justru kitalah sebagai satu-satunya orang yang tidak menyadari hal tersebut, padahal seluruh tim sudah terdampak secara moral dan produktivitas?

Maka sangat penting untuk kita sebagai pemimpin untuk bisa mengenali energi yang kita tularkan, melalui setiap respon yang kita tunjukkan. Respon melalui kata-kata yang kita sampaikan, respon melalui keputusan yang kita ambil, dan respon melalui tindakan yang kita lakukan. Meski pada faktanya, ternyata tidaklah mudah untuk bisa tetap bersikap positif, khususnya di saat situasi semakin sulit.

  Exponential Leader

Lantas bagaimana cara untuk bisa menciptakan getaran energi yang positif, khususnya di saat-saat yang paling sulit bagi tim? Lalu, apakah berusaha menghadirkan getaran energi positif di saat kita merasa tidak demikian berarti sama dengan menunjukkan kepalsuan? Bagaimana pula jika di kepala kita justru yang kerap bersliweran justru kekhawatiran akan kemungkinan terburuk yang bisa terjadi pada tim yang kita pimpin?

Untuk bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas, pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2020, kami akan kembali hadir dengan solusi berupa kelas webinar bertajuk Create Positive & Supportive Vibes, sebagai salah satu dari rangkain solusi bertajuk Leading in Crisis: Becoming The Impactful Leader During Crisis. Pada sesi ini, peserta akan belajar dan berlatih untuk bisa menjadi pemimpin yang mampu menciptakan getaran energi positif serta getaran energi untuk terjadinya saling dukung di dalam tim, khususnya pada masa krisis.

Maka, jika ini adalah jawaban atas tantangan yang hari ini Anda temui, yuk segera klik tautan berikut http://bit.ly/WEBINARLIC dan daftarkan diri Anda. 

Sampai berjumpa di kelas webinar, salam bertumbuh salam SuksesMulia!