Kubik Leadership / Lead for Impact

Saat ini adalah saat dimana setiap orang berhadapan dengan sejumlah hal baru yang berdampak pada aktivitas keseharian dan beragam aspek dalam kehidupannya. Aktivitas bekerja, aktivitas belajar, aktivitas beribadah, aktivitas bersosialisasi, aktivitas berbelanja, dan seterusnya. Semua hal baru yang menimbulkan pembatasan dan tertutupnya akses pada sejumlah hal yang selama ini bisa secara bebas kita masuki.

Alhasil, perubahan-perubahan yang terjadi kemudian menimbulkan dampak kepada sejumlah industri dan pelaku usaha. Mulai dari menurunnya pelanggan, merosotnya omset, hilangnya order, bahkan hingga ‘tutupnya toko’.

Maka mau tidak mau, muncul pula dampak sekundernya. Apa itu? Mulai dari pengetatan ‘ikat pinggang’ di perusahaan, pengurangan waktu kerja, pemotongan gaji, hingga pemberian salam perpisahan, alias PHK.

Ketika memikirkan dampak sekunder tadi, sebagai pemimpin sudah selayaknya kita sangat concern akan hal tersebut. Terlebih ketika mereka yang kita pimpin mulai memunculkan isyarat bahwa mereka mulai merasa gelisah dan tidak aman berada dalam naungan kepemimpinan kita. Karena rasa tidak aman atau insecure ini adalah sesuatu yang bisa berdampak kepada moral dan produktivitas mereka.

Ya kalau boleh memilih, jangan sampai hal-hal di atas terjadi pada tim dan perusahaan yang kita pimpin.” Pertanyaannya, apakah kita boleh dan sebenarnya bisa memilih?

 

Krisis adalah momen pembuktian kepemimpinan Anda.

Sebagai pemimpin, ketika secara sadar kita memilih untuk sepenuhnya jujur kepada diri kita sendiri, sesungguhnya kita akan dapati bahwa pilihan-pilihan itu ada. Ada pilihan untuk kita berfokus pada hal-hal yang berujung pada ‘kebuntuan’ di atas, dan ada pula pilihan untuk kita justru berfokus pada hal-hal yang bisa membuat situasi menjadi lebih baik. Meski boleh jadi saat ini kita belum bisa melihat secara jelas apa yang bisa dilakukan pada pilihan yang kedua, namun bukan berarti bahwa tidak ada hal yang bisa kita lakukan di sana.

Terlebih, kita pun sesungguhnya memiliki pilihan untuk mendudukkan situasi yang terjadi saat ini sebagai sebuah peluang untuk bisa melesatkan tim dan perusahaan. Sebagai sebuah jalan yang telah disiapkan oleh Yang Kuasa dalam rangka percepatan menuju tercapainya visi-misi tim dan perusahaan yang kita pimpin. Sebuah kesempatan untuk kita bisa semakin menjadi lebih sukses dan lebih bermanfaat bagi pelanggan, bagi seluruh karyawan di tempat kita bekerja, dan bagi masyarakat secara luas.

Selanjutnya, setelah menetapkan pilihan akan fokus apa yang kita pilih, yang perlu kita lakukan adalah memastikan bahwa kita menempatkan diri ke dalam barisan yang tepat. Apakah kita sebagai pemimpin menempatkan diri kita berada pada barisan ‘pasukan pemenangan perubahan’, atau justru berada pada barisan ‘beban perubahan’. Hati-hati, fokus yang tepat saja belum cukup untuk menciptakan dampak perubahan yang kita inginkan.

 

A Leader Make Opportunities Happened

Lalu kalau saya sebagai pemimpin sudah memilih untuk menjadi “pasukan pemenangan perubahan”, apa dong yang bisa saya lakukan untuk bisa ‘membalikkan’ situasi yang sekarang dihadapi tim dan perusahaan saya?

Dalam rangka menjadi pengungkit keberhasilan bagi sebanyak mungkin pemimpin dan perusahaan, kami di Kubik Leadership telah menyiapkan lima buah kunci memimpin dalam situasi krisis (Leading in Crisis), untuk diyakini dan dijalankan oleh para pemimpin dalam rangka menjadi “pasukan pemenangan perubahan”.

Salah satu kunci Leading in Crisis bagi pemimpin adalah Make Opportunities Happened, atau mewujudkan peluang-peluang dalam rangka melesatkan tim dan perusahaan. Menghadirkan kesuksesan yang lebih tinggi, dan kerbermanfaatan yang lebih luas bagi sebanyak mungkin orang.

Kabar baiknya bagi Anda, pada pekan ini, tepatnya tanggal 15 April 2020, Kubik Leadership akan membuka kelas on-line¬ bertajukan Leading in Crisis; Becoming The Impactful Leader During Crisis, khususnya pada kunci ketiga, Make Opportunities Happened.

Pada sesi tersebut para pemimpin sebagai peserta akan belajar dan berlatih untuk bisa menemukan peluang-peluang yang tepat di tengah krisis, dan kemudian belajar dan berlatih untuk bisa mewujudkannya.

Untuk mengoptimalkan keefektifan manfaat bagi para peserta, maka jumlah peserta kelas ini dibatasi di setiap batch-nya. Maka, jika Anda melihat bahwa sesi ini merupakan jalan untuk melesatkan tim Anda, segeralah daftarkan diri Anda dengan menghubungi 082 111 999 022. Bersama-sama, kita akan belajar dan berlatih untuk menjadi pemimpin yang make oppotunies happened!

 

Salam semangat untuk terus melesat dari kami,

Salam bertumbuh, dan Salam SuksesMulia!