Kubik Leadership / Lead for Impact

 

“the true test of leadership is how well you function in a crisis”

-BrianTracy

Seperti yang kita ketahui bahwa Virus covid 19 berdampak langsung pada people mobility dan gathering. Oleh karena itu respon yang terjadi pada perubahan perilaku dari yang sebelumnya off home/off office menjadi in home activity.

Pembatasan aktifitas tersebutlah yang menyebabkan krisis sosial dan ekonomi, yang dampaknya tentunya terjadi pada pelaku bisnis yang berkaitan dengan pembatasan faktor faktor tersebut. Dalam kondisi seperti ini, sudah tidak mungkin lagi kita mengharapkan kondisi ideal dalam menjalankan aktifitas kita.

Dalam organization behavioral, salah satu factor yang mendorong efektifitas tersebut diatas adalah kepemimpinan. Agar mencapai efektifitas tujuan organisasi, sebagai seorang pemimpin menjadi sangat penting perlu untuk memahami sikap dan perilaku tim kita..

Bagaimana agar pemimpin mampu tetap menjaga motivasi dan moral tim, meningkatkan produktitas dan menjaga keberlangsungan hidup perusahaan adalah kunci sukses dalam kondisi saat ini?

Kepemimpinan yang bersifat ‘transformational’ tentunya perlu diterapkan dalam kondisi yang berubah dengan cepat, serba tidak menentu, kompleks dan sulit dalam menentukan Analisa untuk menyusun strategi yang paling tepat.

Menjadi pemimpin kharismatik dan memberikan contoh positif, menstimulasi tim, menjadi sumber inspirasi serta memiliki konsiderasi pada setiap individu tim menjadi jawaban atas ketidakpastian kondisi saat ini.

Berbeda dengan kepemimpinan transaksional, yang mengunakan basis transaksi nilai nilai dalam menggerakkan bawahan, kepemimpinan transformational menekankan terbentuknya dan menjunjung tinggi nilai nilai yang ingin dicapai baik bawahan dan pemimpin. Sehingga pemimpin dapat memberikan pengaruh positif pada motivasi bawahan, komitmen yang berkelanjutan dan respon bawahan pada organisasi.

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, bahwa masing masing dimensi kepemimpinan transformational berkorelasi dan berdampak positif pada tiga hal tersebut diatas.

Perilaku kharismatik dan tauladan, membangun kepercayaan bawahan dan kepercayaan diri yang kuat, menstimulir tim membangun semangat untuk mencapai hasil yang lebih tinggi, memberlakukan bawahan sebagai individu yang unik dan berbeda, serta memberikan inspirasi bahwa Anda Bersama mereka akan mampu melalui krisis ini dengan selamat.

Apakah Anda setuju?

Mari kita jalankan konsep ini, semoga membantu dalam menjalankan peran kepemimpinan Anda.

 

 

Salam SuksesMulia

Atok R. Aryanto
Business Practitioner & Coach