Kubik Leadership / Lead For Impact

Pesta demokrasi telah usai, pengumuman pun sudah di sampaikan. Terlepas dari adanya kontroversi terhadap keputusan yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum dan serangkaian usaha yang dilakukan oleh masyarakat yang ingin mempertahankan demokrasi Indonesia berlandaskan kejujuran, perlu diapresiasi karena mereka memiliki harapan agar Indonesia ke depan jauh lebih baik, lebih bermartabat dan lebih mengakomodasi kebutuhan penduduknya menuju masyarakat sejahtera.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, harapan adalah” berkeinginan supaya terjadi”. Adapun menurut Wikipedia Harapan adalah keadaan pikiran yang optimis yang didasarkan pada ekspektasi hasil positif sehubungan dengan peristiwa dan keadaan dalam kehidupan seseorang atau dunia pada umumnya. Sebagai kata kerja, definisinya meliputi: “harapkan dengan keyakinan” dan “untuk menghargai keinginan dengan antisipasi.” Diantara kebalikannya adalah kesedihan, keputusasaan, dan keputusasaan.

Harapan tidak hanya berguna untuk masa depan yang lebih baik dan optimis, tapi dengan adanya harapan, seseorang yang sudah lama terluka, menderita dan bahkan sudah tidak memilki kemungkinan sembuh, dapat membalikkan fakta tersebut. Karl Menninger (1959) pada konvensi tahunan American Psychiatric Association berpendapat bahwa harapan adalah faktor penting untuk membantu individu pulih dari penyakit mental agar dapat menjalani kehidupan yang lebih menyenangkan dan produktif.

Ada beberapa teori harapan, salah satunya yang banyak dipelajari dalam dunia psikologi serta dijadikan rujukan dan pendekatan dominan dalam studi ilmiah. Dalam Psychology of Hope, Rick Synder mengatakan ,” Hope is the sum of mental willpower and waypower that you have for your goals”. Dari teori itu dalam sebuah harapan terkandung kekuatan kemauan dan kekuatan mencari jalan terbaik dalam mencapai tujuan yang diinginkan.
Ada beberapa hal yang diperoleh saat seseorang punya harapan, yaitu:

1. Indikator Anda memiliki impian

Seseorang yang memiliki harapan dapat dipastikan karena ia memiliki impian yang ingin di raih. Impian setiap orang berbeda beda. Ada yang memimpikan sesuatu lebih jangka panjang. Misalnya, ingin meraih kehidupan SuksesMulia, semua mimpi filosofis yang bisa jadi untuk meraihnya membutuhkan waktu bertahun tahun, karena kehidupan suksesmulia adalah sebuah tujuan akhir yang ideal dan diperlukan serangkaian usaha terus menerus untuk mencapainya. Ada juga yang punya mimpi lebih short term, seperti ingin misalnya ingin jalan jalan keluar negeri, ingin membeli alat elektronik yang diinginkan dan lain sebagainya. Keduanya boleh boleh saja. Dengan memiliki mimpi, seseorang akan bersemangat dalam menjalani kehidupannya. Ia tau apa yang ingin ia raih dan apa yang harus dilakukan untuk meraih mimpinya tersebut.

Bagi seorang leader, memiliki mimpi itu , “It a must”. Tidak Cuma mimpi, tapi leader juga perlu memvisualisasikan mimpinya ke dalam langkah yang lebih konkrit agar tim dapat memahaminya dan spirit mimpi itu sampai ke setiap individu dalam tim.

2. Harapan memberi Anda kekuatan kemauan dan rencana

Setelah mimpi diset dan langkah langkah konkrit sudah diturunkan, tahapan berikutnya adalah bagaimana memastikan langkah tersebut benar benar terwujud melalui serangkaian rencana yang details dan konkrit. Dalam rencana sudah terdapat waktu pelaksanaan, bagaimana cara melaksanakan, ukuran keberhasilan pelaksanaan dan hal hal lain yang dapat di ukur. Semakin matang dan details sebuah rencana, semakin besar peluang keberhasilan rencana itu dapat dijalankan.

Dalam perjalanannya, kadang muncul hal hal di luar expectasi dan dugaan yang mengganggu perencanaan tersebut. Untuk itu diperlukan kemauan yang kuat. Kemauan yang dimaksud di sini bukan hanya sekedar “ keinginan” tetapi sebuah keinginan yang di dukung oleh niat yang sangat kuat dan mendorongnya benar benar melakukan hal yang sudah direncanakan dengan baik. Seringkali, dalam kehidupan sehari hari begitu banyak orang yang tidak pernah sampai ke garis finish atau mencapai impiannya, karena banyaknya tantangan, gangguan yang hadir. Jika tidak memiliki kekuatan kemauan, akan dengan mudah impian itu pupus. Sebuah harapan, memberi kekuatan dahsyat yang menjadi “bahan bakar” seseorang untuk terus berusaha mencapai impiannya. Apapun yang terjadi dapat diatasi. Jika tertutup satu jalan, dengan cepat ia akan mencari jalan lain guna mencapai impiannya tersebut.

3. Harapan memberi Anda produktivitas yang lebih tinggi dan daya tahan yang lebih baik ketika menghadapi tekanan.

Ada beberapa contoh kasus yang menunjukkan mereka yang punya harapan tinggi, juga punya produktivitas tinggi. Sebagai contoh, para penemu yang menghabiskan waktu bertahun tahun di ruang praktek untuk menemukan vaksin terbaik yang dapat menanggulangi wabah atau virus menular. Dengan penuh ketelitian dan kerja keras mereka berusah membuat formula terbaik yang bisa menyelamatkan dunia. Begitu juga para tokoh yang memperjuangkan kebaikan untuk dunia. Meski banyak tekanan yang muncul tetap berupaya agar misinya tercapai, agar kehidupan warga dunia jauh lebih baik.

Penelitian dari Gallup mengatakan bahwa mereka yang memiliki harapan tinggi memiliki produktivitas 14% lebih tinggi daripada mereka yang kurang memiliki harapan di tempat kerja mereka. Sudah saatnya seorang Leader memiliki mimpi yang tinggi dan menyertainya dengan harapan yang tinggi pula, agar apa yang dituju benar benar dapat tercapai.

Harapan menjadi satu substansi yang sangat fundamental dalam peningkatan kualitas hidup seseorang pada masa depan. Lalu bagaimana mewujudkan harapan Anda? Anda akan mengetahuinya pada MAKING HOPE HAPPEN – “SeminArt Menarik Bagaimana Mewujudkan Harapan Anda Menjadi Kenyataan”

Apalagi yang Anda tunggu? Daftar sekarang juga KLIK bit.ly/seminarthope

Informasi 021 29 400 100 / 082 111 999 022 (Murni)

Salam SuksesMulia!

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends