Monday Knowledge: “Sharpen Your Strategy” Dengan Cara Yang Sangat Mudah

Home/Articles/Monday Knowledge: “Sharpen Your Strategy” Dengan Cara Yang Sangat Mudah

Monday Knowledge: “Sharpen Your Strategy” Dengan Cara Yang Sangat Mudah

Kubik Leadership / Lead For Impact

Mumpung masih awal tahun, semangat melakukan perubahan dan membuat sesuatu yang baru masih menggelora. Apalagi mengingat tahun lalu pencapaian tidak seperti yang diharapkan. Memang banyak faktor yang menyebabkan target tidak tercapai. Selain proses internal yang perlu diperbaiki, bisnis yang berubah cepat pun menjadi faktor yang kini perlu benar benar dicermati dengan baik. Seorang pemimpin harus bisa melihat suasana yang berubah ubah, mengambil sebuah kesimpulan dan berusaha memperkirakan trend apa ke depan yang akan terjadi.

Kita masih ingat gelombang kekuatan dominan perusahaan start up yang mendadak menjadi unicorn, tiba tiba menguasai pasar dan  nilai valuasi yang mencengangkan. Mungkin sebagian pemimpin  mampu melihat trend dan dengan cepat menggunakan gelombang perubahan  untuk kepentingan organisasinya, sehingga ikut  memperoleh dampak positif. Revenue bisa naik dengan cepat, 3-10 kali lipat. Bagaimana dengan organisasi Anda? Apakah juga menikmati gelombang perubahan atau malah tergulung?

Kini saatnya untuk mulai belajar mengenali apa yang terjadi dan bereaksi dengan cepat. Jangan terpengaruh dengan hal yang sangat global, tapi mulailah  melihat dari scope yang kecil dan relevan. Misalnya, lihatlah customer Anda. Bagaimana ekspektasi mereka terhadap service yang biasa Anda deliver? Apakah muncul permintaan baru? Bagaimana dengan provider lainnnya atau perusahaan sejenis, Apakah mereka mempunyai sesuatu yang baru, baik secara produk maupun pendekatan baru?Perhatikan pola yang ada, kemudian coba buat sebuah hipotesa.  Pola pola dan sinyal itu bisa jadi mengarahkan Anda untuk mendapatkan peluang baru.

Peluang baru juga bisa didapatkan dengan melihat lebih details sub kontraktor atau provider yang selama ini bekerjasama. Mungkin bisa dari jalur distribusi atau pemasok yang selama bertahun tahun ini sudah me support organisasi Anda. Cobalah lakukan pendekatan dan beri mereka tantangan baru. Bisa jadi hanya dengan melakukan hal berbeda yang sederhana, atau membuat sesuatu yang lebih baru  dapat melipatgandakan keuntungan Anda. Cara lain adalah dengan mengubah posisi para sub kontraktor tersebut, yang selama ini benar benar jadi pemasok saja, sekarang ubah proses bisnis sehingga mereka jadi partner. Bisa jadi, Anda melakukan efesiensi dan menekan biaya cukup signifikan.

  Kalau 3 Tanda-Tanda Ini Sudah Ada di Dirimu, Artinya Kamu Bakal Jadi Pemimpin Sukses

Selain kondisi eksternal ternyata sisi internal pun bisa dimanfaatkan. Caranya adalah dengan mengubah suhu dan budaya organisasi. Jika selama ini semua bagian sudah sangat produktif dan saling bekerjasama, munculkan konflik dan intervensi proses kerja. Dari perbedaan pendapat, suasana yang tidak nyaman dan kondisi yang berubah dapat menimbulkan persfektif dan ide baru. Ciptakan juga persaingan sengit antar bagian atau departemen yang memacu kreatifitas dan inovasi.  Yang penting kelola konflik dengan baik, dan upayakan tetap produktif. Bisa jadi kondisi ini menghasilkan ide besar yang berpeluang menambah revenue atau meningkatkan pendapatan organisasi.

Melihat 3 cara yang telah di sampaikan di atas, terlihat mudah dan sederhana sebenarnya. Namun sebelum dapat menentukan langkah yang diambil atau strategi yang dijalankan, para leader perlu berkonsentrasi penuh agar dapat mengambil insight yang diperlukan, di tengah mempertahankan  organisasi dengan kondisi yang serba tidak pasti akibat gelombang perubahan yang sangat cepat. Dan inilah bagian yang tersulit.

Seorang psikolog klinis yang telah memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun Michael Lipson yang telah mengajar orang orang dari berbagai lapisan mengatakan manusia harus memahami struktur pengalihan perhatian. Kita tidak boleh terjebak dengan kondisi yang dirasakan saat ini dan yang mempengaruhi panca indera. Contoh sederhana, untuk mereka yang sedang kesakitan akibat penyakit keras yang di derita, harus berusaha mengalihkan perhatiannya dari rasa sakit ke hal lain yang membuatnya tetap bersemangat dan bahagia. Namun di tahap awal orang tersebut harus menerima kondisi yang ada, bukan menentangnya. Karena semakin menentang, rasa sakit akan semakin bertambah parah.

Begitu juga para pemimpin dalam mengelola organisasi. Fokusnya bukan hanya pada apa yang sedang terjadi, tetapi hal hal lain yang bisa jadi tidak terlihat dalam kondisi sehari hari namun bisa mendatangkan peluang. Pemimpin tidak boleh terjebak pada “ business  as ussual” saja.

  Monday Knowledge: Retensi dan Loyalitas Tidak Cukup, Segera Lakukan Hal Lain Atau Perusahaan Anda Akan Punah!

Ingin tau lebih banyak pengalaman para leader yang telah melakukan upaya menajamkan strateginya agar lebih kompetitif? Ikuti Leadership Café 7 Februari 2019 dengan tema “Sharpen Your Company’s Strategy to Ride The New Normal”. Segera registrasi di http://bit.ly/registrasi_LC atau hubungi 021-29400100. Sampai Jumpa!

 

Salam SuksesMulia!

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends

Leave A Comment

1
×
Salam SuksesMulia,

Terima kasih telah mengunjungi Kubik Leadership - HR partners specializing in Leadership and Personal Development.

Ada yang bisa kami bantu untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda?

klik icon whatsapp dibawah ini.