KUBIK LEADERSHIP /Lead for Impact

Pelatihan dan pengembangan SDM adalah sebuah proses dimana Anda akan terus belajar untuk mengembangkan diri. Anda bisa mengikuti pelatihan untuk mengembangkan kemampuan diri guna meraih sukses. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk perusahaan di tempat Anda bernaung.

Personal Development

Pengembangan diri atau personal development adalah sebuah proses yang telah dijalani sejak seorang anak dapat memaksimalkan potensi akalnya. Anak tersebut akan belajar dari lingkungan sekitar guna meningkatkan kualitas diri. Apabila Anda sudah bekerja sekalipun, proses pengembangan diri tidak boleh berhenti karena semakin dewasa seseorang, maka masalah yang dihadapi semakin beragam.

Ketika Anda sedang mengikuti pelatihan pengembangan diri maka itu artinya Anda sedang berinvestasi terhadap karier di masa depan. Adanya pengembangan diri dapat membuka banyak kesempatan bagi Anda dalam meraih kesuksesan. Tujuan pelatihan dan pengembangan cukup bermanfaat kedepannya bagi Anda.

Misal pada awalnya Anda hanya memiliki satu skill, kesempatan untuk berkarier terbatas. Jika mengikuti pelatihan, Anda bisa menggali skill terpendam yang bahkan Anda sendiri tidak tahu sebelumnya. Hal itulah yang menjadi gerbang keberhasilan Anda nanti.

Pelatihan dan Pengembangan

Pelatihan dan pengembangan merujuk pada program yang diadakan di luar pekerjaan karyawan. Ajang tersebut dimanfaatkan oleh perusahaan guna mengembangkan keterampilan serta pengetahuan karyawan. Tujuan utamanya adalah dalam urusan pekerjaan dan promosi karier.

Pentingnya pelatihan dan pengembangan bagi perusahaan agar dapat menempatkan karyawan pada posisi yang sesuai dengan kemampuannya. Fokus program pelatihan ini biasanya terletak pada kegiatan yang dilaksanakan. Manfaat dari program pelatihan dan pengembangan adalah sebagai berikut:

  1. Potensi Karyawan

Anda dapat menemukan potensi karyawan yang baru saja diterima di perusahaan. Tidak semua karyawan mengetahui potensi dirinya. Mereka juga tidak tahu kelebihan dan kekurangan diri sendiri yang harus diperbaiki dan dikembangkan.

Kepercayaan yang diberikan kepada karyawan baru dengan mengikuti pelatihan akan membantu mereka untuk mengetahui skill diri sendiri. Dengan begitu mereka dapat mengembangkan skill tersebut sehingga benar-benar dikuasai. Hal itu juga merupakan cara membangkitkan semangat kerja karyawan.

  1. Ide Inovatif

Memberikan pelatihan dan pengembangan kepada karyawan dapat melatih mereka untuk mendapatkan ide inovatif dan kreatif. Karyawan diharapkan mampu memahami perkembangan dan tren terbaru dalam industri mana perusahaan bergerak.

Tren tersebut juga bisa bermacam-macam, mulai dari teknologi mesin terbaru, teknik pemasaran terbaru atau metode kerja terbaru. Karyawan yang memiliki ide inovatif dan kreatif akan mampu bersaing dengan kompetitor serta mengejar ketertinggalan perusahaan.

  1. Terus Belajar

Proses belajar manusia berlangsung sepanjang hidupnya. Oleh karena itu dengan adanya pelatihan dan pengembangan, karyawan diharapkan terus belajar mencari hal baru sehingga perusahaan dapat mengejar ketertinggalan dan mengembangkan ide baru. Hal itu juga dapat menjadi motivasi Anda dalam bekerja pada suatu perusahaan.

Peningkatan Semangat Kerja

Sebagai seorang pekerja aktif, Anda tentu pernah merasa kehilangan semangat kerja. Akibatnya Anda akan bergerak terlalu lamban sehingga banyak ketertinggalan yang harus dikejar. Semangat kerja karyawan yang hilang dapat menempatkan perusahaan pada posisi terancam. Oleh karena itu pelatihan dibuat sebagai ajang motivasi agar semangat kerja.

Tidak hanya saat program pelatihan berlangsung, Anda juga bisa memberikan motivasi terhadap diri sendiri agar tetap semangat bekerja. Pertama, pikirkan untuk siapa Anda bekerja. Jika berpikir untuk siapa Anda bekerja maka tidak ada alasan bagi Anda malas-malasan. Lakukan pekerjaan sepenuh hati dan jalani dengan ikhlas. Apabila Anda merasa bosan, maka mintalah kepada atasan agar diberi cuti beberapa hari untuk menenangkan pikiran.

Kedua, atur meja kerja senyaman mungkin. Bagi karyawan, kantor merupakan rumah kedua sehingga penataan meja kerja sangat berpengaruh terhadap kenyamanan. Jika Anda merasa tidak nyaman maka ide inovatif dan kreatif tidak akan keluar sehingga pekerjaan Anda terkesan tidak sepenuh hati.

Ketiga, meskipun waktu yang digunakan lebih dominan untuk bekerja, namun Anda harus memastikan jadwal tidur yang berkualitas. Lakukan gerakan ringan agar tubuh senantiasa sehat dan bugar. Terakhir, tetaplah berpikir positif karena dalam bekerja tidak hanya membutuhkan kesehatan jasmani tapi juga rohani.

Pelaksanaan Pelatihan dan Pengembangan SDM

Pelaksanaan pelatihan dan pengembangan SDM sering dijadikan sebagai ajang untuk mengeluarkan bakat terpendam. Para karyawan juga akan termotivasi dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan pengembangan SDM. Karyawan yang termotivasi cenderung memiliki kinerja yang baik. Hal ini dikarenakan terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja karyawan.

Dalam pelaksanaan pelatihan, karyawan akan diajarkan mengenai cara memimpin diri sendiri terlebih dahulu. Kepribadian yang baik dalam memimpin diri sendiri akan memudahkan kerja sama antar tim nantinya. Program leadership tersebut antara lain:

  1. Personal Mastery
  2. Productivity
  3. Start Employee
  4. Essential Leadership
  5. Interpersonal Skill
  6. Leveraging Multi Generation
  7. Exponential Leadership
  8. Team Leadership
  9. Leader as a Coach
  10. Leading in Crisis
  11. Business Leadership
  12. Organizational Leadership

Pelaksanaan pelatihan pengembangan SDM harus diisi dengan berbagai kegiatan yang memotivasi peserta. Materi pelatihan SDM harus disampaikan secara menarik agar peserta pelatihan tidak merasa bosan. Tujuan utama pelatihan adalah untuk menambah wawasan karyawan agar lebih profesional dalam bekerja dan mencapai target. Ada komponen yang penting untuk diperhatikan dalam melaksanakan program pelatihan, yakni:

  1. Sasaran pelatihan dan pengembangan
  2. Pelatih atau trainer
  3. Bahan latihan
  4. Metode latihan
  5. Peserta

Apabila kelima komponen tersebut dapat menjadikan pelaksanaan training yang efektif maka pelatihan dianggap berhasil dan memenuhi syarat. Selain komponen, proses penyusunan materi untuk pelatihan karyawan juga perlu diperhatikan. Anda dapat melakukannya dengan cara mengamati karyawan, membuat ringkasan materi yang tepat, masukkan ekspektasi tertentu dan susun bahan pelatihan yang relevan dengan tujuan pelatihan.

Bentuk pengembangan SDM bisa dilakukan dengan membuat program yang terencana dengan baik. Anda harus memberikan kesempatan bagi karyawan guna menyalurkan ide dan gagasan pribadi. Karyawan juga memiliki hak untuk turut berkontribusi sebagai penggerak roda perusahaan. Jangan lupa untuk memberikan karyawan penghargaan agar termotivasi menjadi lebih baik.

Program pelatihan pengembangan SDM dibutuhkan oleh setiap perusahaan mengingat persaingan bisnis yang semakin ketat. Pelaksanaan pelatihan tersebut tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya pelatihan karyawan masuk dalam hitungan biaya yang ditanggung oleh perusahaan mengingat karyawan merupakan aset yang harus dijaga dan dipoles agar berguna untuk perkembangan perusahaan.

Ada banyak permasalahan yang dihadapi dalam menentukan biaya training. Paling utama Anda harus memperhatikan efektivitas pelatihan karyawan itu sendiri. Perusahaan perlu melakukan penilaian training karyawan yang telah dilaksanakan. Hal itu akan berakhir sia-sia jika karyawan tidak mendapatkan manfaat dari pelatihan itu sendiri.

Sekian penjelasan singkat mengenai pelatihan dan pengembangan SDM yang dilakukan oleh berbagai perusahaan untuk menggali skill karyawannya. Ikuti pelatihan yang diadakan dengan sungguh-sungguh dan temukan bakat terpendam Anda.