fbpx

Kubik Leadership

Understanding Strategy and Management

Jika kita Tarik benang merah, Strategic Management memberikan penekanan pada proses monitoring dan evaluasi terhadap peluang maupun ancaman yang muncul sebagai akibat perubahan eksternal. Kemudian, dengan memahami kekuatan dan kelemahan perusahaan, manajemen akan mampu mendesain strategi jangka Panjang.

Anda pasti mengenal Jack Welch, Chairman General Electric (GE) Sosok legendaris yang memimpin GE selama dua decade mulai 1981 hingga 2001 itu memberikan tantangan kepada timnya pada tahun 1999. Apa tantangannya? Digitalisasi bisnis GE.

Welch melihat pengaruh internet yang makin luas dan menyentuh berbagai industry. Selain perubahan lansekap bisnis secara makro, dia juga melihat perubahan perilaku yang nyata dari keluarga dan rekan-rekannya. Yakni, mereka mulai membeli berbagai barang kebutuhan secara online.

Welch pun meminta 600 manajer di GE untuk mencari mentor yang bisa membantu digitalisasi bisnis GE. Dia meyakini, dengan kualitas sumber daya dan asset yang dimiliki, gelombang transformasi digital di GE bisa digerakkan. 11 bulan kemudian, pada Februari 2000, inistiatif pertama GE meluncurkan General Electric Financial Network (gefn.com). merupakan layanan online finansial pertama milik GE.

Setelah itu, berbagai inisiatif digitalisasi muncul secara massif di berbagai lini bisnis GE. Salah satunya adalah pengembangan GE Digital yang menyediakan layanan software dan Industrial Internet of Things (IIoT) di sector manufaktur, pembangkit listrik, minyak dan gas, serta telekomunikasi.

Memang, dalam perjalanannya, tak semua program digitalisasi itu sukses, tapi setidaknya, di akhir masa kepemimpinannya, Jack Welch menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang yang pemimpin yang mampu menangkap sinyal-sinyal perubahan zaman, lalu mengambil Langkah strategis untuk dijalankan perusahaan.

Itulah contoh strategic management. Yakni, serangkaian keputusan dan aksi yang diambil oleh manajemen untuk kelangsungan kinerja perusahaan dalam jangka Panjang.

Adapun cakupan tingkatan strategy terbagi dalam fungsi dan peran yang berbeda :

Corporate strategy – pada Level Owner dan Komisaris membangun rencana jangka panjang multi business, meningkatkan sinergi dalam pengembangan perusahaan jangka panjang

Business strategy – Lebih pada mencari dan menemukan keunggulan kompetitif sehingga perusahaan mendapatkan potensi pasar yang baru, lebih luas dan positioning yang lebih baik dimata pelanggan

Functional Strategy – strategy fungsional yang pada intinya merupakan penjabaran dan mendukung  strategi bisnis . Keduanya jika disimpulkan dalam upaya memenangkan persaingan.

Dalam Strategic Management tsb meliputi Environmental Scanning (internal maupun eksternal), Strategy Formulation , Strategy Implementation, hingga Evaluation and Control.

  1. Dimulai dari proses Environmental Scanning.

Dari sisi eksternal, scanning dilakukan terhadap berbagai perubahan yang terjadi di market, termasuk di dalamnya aspek regulasi. Tujuannya adalah menghasilkan Industry Analysis untuk memotret peta competitiveness produk atau perusahaan di tengah kompetisi. Namun di era digital, kita mengenal konsep Arena Analysis. Bedanya adalah, Industry Analysis terbatas pada evaluasi terhadap pemain-pemain di industry yang sama. Adapun Arena Analysis jangkauannya lebih luas, karena memasukkan pemain di luar industry yang juga menjadi competitor karena memberikan produk substitusi.

Misalnya, manajemen sebuah perusahaan televisi melakukan scanning dan memasukkan perusahaan-perusahaan televisi lain sebagai kompetitornya, maka hal itu masuk dalam konsep Industry Analysis. Tapi jika perusahaan televisi itu juga memasukkan competitor di luar industry, seperti Youtube dan layanan streaming online, maka itu masuk konsep Arena Analysis.

Selain melihat ke luar, manajemen juga harus melihat ke dalam. Internal scanning ini meliputi analisis terhadap struktur organisasi, budaya organisasi, termasuk resources yang dimiliki, seperti asset, skill, kompetensi, hingga knowledge.

  1. Rangkaian berikutnya dalam strategic management adalah Strategy Formulation. Di sini, manajemen perlu menegaskan misi perusahaan, Objectives atau hasil yang ingin dicapai, Strategi (rencana untuk mencapai misi dan objectives), serta Policy yang menjadi panduan dalam proses pengambilan keputusan.
  2. Selanjutnya, strategic management masuk ke tahap Strategy Implementation. Tahap ini lebih sulit karena harus diturunkan dalam bentuk Program (aktivitas yang harus dilakukan untuk mencapai rencana), Budgets (penyusunan anggaran/biaya), serta Procedures atau aturan teknis pelaksanaannya.
  3. Tahap terakhir adalah Evaluation and Control. Di sini, kinerja terus di-review untuk memastikan apakah hasilnya sudah sesuai target yang dicanangkan. Bagian penting dari seluruh rangkaian Strategic Management ini adalah adanya Feedback maupun Learning dari masing-masing tahapan.

Dengan skema Strategic Management, apa saja keuntungan yang bisa diperoleh perusahaan?

  1. Kejelasan visi dan strategi perusahaan.
  2. Fokus yang lebih tajam terhadap hal-hal penting dan strategis.
  3. Meningkatkan pemahaman terhadap perubahan yang terjadi di eksternal. Seperti saat ini, adaya disrupsi teknologi, selain perubahan keinginan para milenials dan pengaruh Covid 19

Hasil studi menunjukkan, perusahaan-perusahaan yang menjalankan konsep dan tahapan Strategic Management secara tepat, menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding perusahaan yang tidak menjalankan skema Strategic Management.

Beberapa studi yg lain juga menyebut, proses perencanaan yang ada dalam konsep Strategic Management, mulai dari proses assessment hingga keputusan final, pada perusahaan berskala besar bisa memakan waktu hingga lebih dari satu tahun. Hal ini terkait dengan kompleksitas struktur organisasi serta banyaknya orang yang akan terimbas oleh keputusan perusahaan.

Namun, satu hal yang mesti diingat, di era digital,  kecepatan memiliki signifikasi yang sangat tinggi. Karena itu, manajemen harus bisa melaksanakan rangkaian Strategic Management dengan lebih cepat.

Sebab, di tahap awal Strategic Management, yakni Environmental Scanning, situasi eksternal bergerak dan berubah kian cepat. Jika rangkaian Strategic Management membutuhkan waktu terlalu lama, maka pada saat keputusan diambil, strategi yang dijalankan berisiko sudah tidak relevan lagi. Sebab, variable awalnya sudah berubah.



Leave a Reply

+ 48 = 52

Open chat
1
Salam SuksesMulia,

Terima kasih telah mengunjungi Kubik Leadership - HR partners specializing in Leadership and Personal Development.

Ada yang bisa kami bantu untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda?

klik icon whatsapp dibawah ini.